CIANJUR – Tim Jurnal Investigasi Mabes Kaperwil Jawa Barat kembali mengungkap adanya dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Penemuan ini terjadi di salah satu SPBU di wilayah hukum Kabupaten Cianjur pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kronologi Penemuan
Dalam giat monitoring yang dilakukan sekitar pukul 12:38 WIB, tim menemukan satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Kijang berwarna cokelat dengan nomor polisi Z 1352 DJ yang diduga sedang melakukan pengisian BBM secara tidak wajar.
Setelah dilakukan pemantauan lebih dalam, ditemukan tumpukan dirigen di dalam kendaraan tersebut. Hasil investigasi di lapangan menunjukkan bahwa kendaraan tersebut mengangkut sedikitnya 20 dirigen dengan kapasitas masing-masing 35 liter.
Total Temuan
Jika dikalkulasikan, total BBM yang diangkut mencapai kurang lebih 700 liter. Praktik pengisian menggunakan dirigen dalam jumlah besar ini disinyalir kuat melanggar aturan distribusi BBM bersubsidi.
Lokasi Kejadian
Aksi ini terpantau di jalur lintas Jl. Raya Pagelaran-Cianjur, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Lokasi ini memang menjadi salah satu titik pantauan tim investigasi terkait laporan masyarakat mengenai kelangkaan BBM atau antrean yang tidak wajar.
Tindak Lanjut
Jurnal Investigasi Mabes Kaperwil Jawa Barat meminta pihak berwenang, baik dari jajaran Kepolisian setempat maupun Pertamina, untuk segera melakukan kroscek dan menindak tegas oknum pemilik kendaraan serta pihak SPBU jika terbukti ada kerja sama dalam aksi penyelewengan ini.
“Kami akan terus mengawal temuan ini agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh mafia BBM yang merugikan negara dan rakyat.”
Laporan: Tim Jurnal Investigasi Mabes Jabar
Tanggal: 15 Januari 2026
Wilayah: Kaperwil Jawa Barat

Diteruskan Berita Terkait
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudistira Bakal Perbarui Data Penerima
Yayasan MBG Akui Kelalaian Pengecekan Terkait Temuan Roti dan Salak Berjamur di SDN Sukamaju Padasuka Cimahi Tengah